Pulau Tabuhan, Surganya para Pecinta Selancar Layang

Pulau Tabuhan – Pulau Tabuhan merupakan salah satu destinasi wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi. Di pulau ini, Anda dapat melakukan berbagai macam kegiatan menarik yang tidak akan bisa dilakukan di berbagai tempat wisata lainnya. Selancar layang misalnya, kegiatan olah raga selancar layang tidak dapat Anda lakukan di semua tempat wisata pantai. Namun, di pantai ini, Anda dapat melakukan olah raga ini dengan bebas kapan pun Anda mengunjunginnya. Selain olah raga selancar, di pantai ini, Anda akan disuguhi oleh pemandangan berbagai macam flora dan fauna yang sudah cukup langka dan sangat jarang ditemui.

Pulau-Tabuhan-Banyuwangi

Seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu kegiatan utama yang dapat dilakukan di pantai ini adalah berselancar layang. Selancar layang sendiri merupakan olah raga selancar yang memanfaatkan parasut ataupun layar yang dihubungkan ke papan selancar.

Derasnya angin yang berhembus di pantai pulau ini benar – benar cocok untuk dimanfaatkan sebagai media untuk berselancar. Kecepatan angin di sekitar wilayah pantai ini dapat mencapai lebih dari 25 knot. Angin yang terbilang cukup deras ini juga berhembus di sepanjang tahun di pulau ini, sehingga kapanpun Anda mengunjungi pulau ini, Anda tetap dapat menikmati olah raga selancar layang.

Selain olah raga selancar layang, di pulau ini Anda juga bisa menikmati keindahan berbagai macam flora dan fauna yang hidup di pulau ini. Luas pulau ini yang mencapai 5 hektar merupakan tempat tinggal berbagai macam hewan seperti burung Maleo dan burung Enggang Gading yang saat ini sudah cukup jarang ditemui.

Lokasi Pulau Tabuhan

Letak Pulau Tabuhan ada di tengah-tengah Selat Bali. Pulau ini masih merupakan bagian dari Kabupaten Banyuwangi, tepatnya bagian dari Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

Untuk bisa berada di tempat wisata di Banyuwangi ini, Anda dapat memanfaatkan salah satu dari dua akses masuk yang tersedia. Akses yang pertama adalah melalui Pantai Kampe. Dari pantai ini, Anda dapat menggunakan jasa tranportasi boat ataupun perahu nelayan yang banyak tersedia di pinggiran pantai ini. Waktu tempuh yang dibutuhkan dari Pantai Kampe menuju ke Pulau Tabuhan adalah sekitar 25-30 menit, tergantung dengan jenis transportasi dan juga kondisi ombak di sekitar pantai.

Akses masuk yang kedua adalah melalui Pantai Bangsring yang ada di Kecamatan Wongsorejo. Dari pantai Bansring, Anda dapat menggunakan fasilitas moda perahu angkutan yang cenderung lebih baik dibandingkan dengan sarana transportasi di akses masuk dari Pantai Kampe. Selain fasilitas transportasi yang lebih memadai, waktu tempuh yang dibutuhkan untuk sampai ke Pulau Tabuhan juga tergolong lebih cepat dibandingkan dengan akses masuk yang pertama.

Akomodasi dan Fasilitas

Jika Anda ingin berkunjung ke pulau ini, maka jangan berharap Anda akan menemukan penginapan ataupun hotel. Di Pulau Tabuhan, Anda tidak akan menemukan satu fasilitas dan akomodasi sama sekali.  Di pantai pulau ini, hanya ada beberapa bangunan milik TNI AL yang biasanya dimanfaatkan sebagai base untuk berkumpul sesama pengunjung pulau ini.

Bila Anda berasal dari luar daerah Banyuwangi, maka Kami sarankan Anda mencari fasilitas penginapan di daerah Pantai Kampe maupun Pantai Bangsring. Di kedua daerah ini, Anda bisa menemukan beberapa hotel ataupun homestay yang dapat Anda jadikan sebagai tempat bermalam dan juga menyimpan barang – barang bawaan Anda.

Pulau Tabuhan, Surganya para Pecinta Selancar Layang | Zikra | 4.5